Dalam bentuk bahasa inggrisnya, "freelance", istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Sir Walter Scott (1771-1832) dari Britania Raya dalam novelnya "Ivanhoe" untuk menggambarkan seorang "tentara bayaran abad pertengahan" atau metafora untuk sebuah "tombak yang bebas" ("free-lance")
menunjukkan bahwa tombak tidak disumpah untuk melayani majikan apapun, bukan bahwa tombak tersedia gratis.
Freelance atau pekerja lepas adalah pekerjaan yang bisa mengerjakan pekerjaannya di rumah tanpa harus bekerja kantoran. Biasanya ia mengerjakan pekerjaan itu bila ada pekerjaan yang ditujukan untuknya. Jadi gajinya pun sebenarnya tidak pasti, tergantung dari pekerjaan yang ia dapatkan.

